Indahnya ku rasa dalam kalbu
Tak kala kau sambut jemariku
Usapan tangan mu halus bagaikan sutra
Puisi kamu lembut ku dengar menggoyakkan naluri dalam jiwa
Saat kau peluk aku dalam dunia cinta
Mengikis perlahan dan hanyut terbawa arus hujan
Kasih, tegakah kau menatapku tergelincir ke laut
mencoba berlomba dengan riak ombak
menggapai-gapai pantai tapi aku selalu gagal
kasih, aku tebawa derasnya arus ketengah laut
aku terhampar di antara karang terhimpit di reruntuhan kapal
hanya sebagai puisi kasih mengharapkan kau mengerti
betapa aku rapuh dan gersang tanpa kau di sisiku
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan istirahat sejenak dan tinggalkan jejak sebelum anda pergi . . .,"